Siapa yang tak kenal Bernadya? Namanya kini melambung di industri musik Tanah Air. Tapi, di balik gemerlap kesuksesan, ada cerita pilu yang justru menjadi awal perjalanannya. Saat pandemi Covid-19 melanda, lagu-lagu Bernadya menjadi penyelamat ekonomi keluarganya.

Kisah ini diungkap Bernadya saat menjadi bintang tamu di podcast Raditya Dika. Ia menceritakan masa-masa sulit ketika ibunya harus menutup praktik klinik karena pembatasan pandemi. Padahal, sang ibu adalah tulang punggung keluarga.

“Mama berhenti praktik karena pandemi. Padahal penghasilan terbesar dari Mama,” kata Bernadya dengan nada haru.

Di tengah situasi yang hampir putus asa, Bernadya tak menyangka lagu yang ia rilis justru mendatangkan pemasukan. Platform musik digital menjadi sumber pendapatan tak terduga yang membuat mereka bisa bertahan.

“Dari laguku tiba-tiba menghasilkan sesuatu yang bikin kita bisa bertahan hidup. Bukan hanya bertahan, hidup kami berubah total. Rasanya seribu kali lipat lebih baik,” ujarnya tersenyum.

Proses Mandiri Bersama Ayah

Raditya Dika penasaran bagaimana Bernadya mendistribusikan lagunya saat itu. Sebagai musisi indie, Bernadya dan ayahnya mengurus semuanya sendiri. “Aku sama Papa ngoprek sendiri,” jelasnya.

Mereka mendaftarkan lagu ke agregator digital dan membuka rekening khusus royalti. Hasilnya? Nominal yang diterima benar-benar di luar dugaan, terutama untuk ukuran anak SMA di masa pandemi. “Besar, Kak Radit. Kaget banget,” akunya.

Yang pertama tahu jumlah royalti justru sang ayah. Saat memberi tahu Bernadya, ayahnya langsung mendorongnya untuk terus berkarya. “Dari situ Papa bilang, ‘Kamu harus bikin lagu baru lagi,'” kenang Bernadya sambil tertawa.

Dorongan itu menjadi titik balik. Kini, lagu-lagu Bernadya mendominasi tangga lagu dan ia menjadi salah satu penyanyi muda paling populer. Kisah ini membuktikan bahwa di balik setiap kesuksesan, seringkali ada perjuangan dan dukungan keluarga yang kuat.