Kabar bahagia datang dari keluarga kecil Gilang Dirga dan Adiezty Fersa. Sang istri, Adiezty, resmi menyandang gelar Sarjana Ilmu Komunikasi setelah menempuh pendidikan yang tertunda selama hampir dua dekade. Gilang pun tak bisa menyembunyikan rasa bangganya terhadap perjuangan sang istri.
Dukungan Penuh dari Suami
Melalui unggahan di media sosial, Gilang menuliskan pesan penuh haru untuk Adiezty. Ia mengungkapkan kekagumannya pada istri yang mampu menjalani kuliah di tengah kesibukan sebagai ibu rumah tangga, pekerja, dan istri. Gilang juga menyoroti jarak tempuh kampus yang jauh dan sering berpindah lokasi, namun Adiezty tetap semangat.
"Alhamdulillaah, selamat atas pencapaianmu ya sayang. Akhirnya perjuangan melanjutkan kuliah setelah 18 tahun Insya Allah mendapatkan hasil yang memuaskan. Udah gitu kuliahnya kadang di Senayan, kadang 'disonoan', jauuuh amat gedungnya. Musti bangun pagi, ngerjain tugas, ketemu dosen, belum lagi kerjaan, meeting, jadi ibu, jadi istri, wah ga kebayang jadi kamu. Hebat kamu sayangku," tulis Gilang.
Tak hanya itu, Gilang juga mengaku terinspirasi oleh kegigihan Adiezty. Ia pun berniat untuk melanjutkan pendidikan S1-nya. "Jangan lupa bilang makasih buat diri sendiri ya, makasih juga dari aku karena udah menginspirasiku untuk melanjutkan S1. Aku dan Gin bangga punya kamu. Welcome (otw) Adiezty Fersa, S.I.Kom!!!" lanjutnya.
Balasan Manis Adiezty
Menanggapi unggahan sang suami, Adiezty membalas dengan penuh canda dan terima kasih. Ia mengucapkan terima kasih atas dukungan, hadiah bunga, kartu ucapan, dan yang paling penting, dana kuliah. "Terima kasih sayangkuuu, buat supportnya, buat kehadirannya, buat bunga dan sweet cardnya, dan buat DANA KULIAHNYA hahahaha… ilyyy," balas Adiezty.
Momen ini menjadi bukti bahwa dukungan keluarga adalah kunci utama keberhasilan Adiezty menyelesaikan studinya yang sempat tertunda.
Perjalanan Panjang Sang Sarjana
Adiezty menceritakan bahwa ia pertama kali memulai kuliah pada 2008. Namun, dua tahun kemudian, ia memilih untuk mengambil jeda dan fokus membangun karier. Meski begitu, ia selalu menyimpan mimpi untuk kembali melanjutkan pendidikan.
Keputusan itu akhirnya terwujud pada 2024, saat putra semata wayangnya, Gin, berusia dua tahun. Dorongan dari sang ibu menjadi motivasi terbesarnya untuk kembali ke bangku kuliah dan mengambil jurusan Ilmu Komunikasi.
Pada 2026, perjuangan panjang itu berbuah manis. Adiezty berhasil menjalani sidang skripsi dan dinyatakan lulus. Ia bahkan diuji langsung oleh Rektor dan Dekan. "Alhamdulillah berjalan lancar walaupun ofkors ada revisi dikiiit, hehehe," tulisnya.
Kisah Adiezty membuktikan bahwa tidak ada kata terlambat untuk mengejar pendidikan. Dengan dukungan keluarga dan tekad yang kuat, segala keterbatasan bisa diatasi. Selamat untuk Adiezty Fersa, S.I.Kom!