Bunda, memasuki usia 10 bulan, si kecil biasanya mulai menunjukkan minat yang lebih besar pada makanan. Tekstur MPASI pun perlu ditingkatkan, tidak lagi sehalus bubur, tapi sudah bisa lebih kasar dan berkuah. Makanan berkuah seperti sup atau opor bisa jadi pilihan tepat, lho. Selain rasanya yang lezat, kuahnya yang hangat juga bisa membantu memenuhi kebutuhan cairan si kecil, terutama jika ia sedang kurang minum.
Menurut dokter spesialis anak, makanan berkuah juga efektif untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dan mengandung elektrolit yang baik, terutama saat si kecil sedang tidak enak badan. Jadi, selain mengenyangkan, MPASI berkuah juga punya banyak manfaat tersembunyi.
Untuk membantu menaikkan berat badan si kecil, pastikan Bunda memilih bahan-bahan yang kaya akan protein hewani seperti daging, ayam, ikan, telur, atau hati. Jangan lupa juga sertakan sumber karbohidrat seperti nasi, kentang, atau pasta, serta lemak sehat dari santan, alpukat, atau minyak kelapa. Berikut ini beberapa rekomendasi resep MPASI berkuah yang sederhana, bergizi, dan pasti disukai si kecil.
Resep MPASI Berkuah Favorit untuk Si Kecil
Setiap resep di bawah ini sudah kami pilihkan yang praktis dan menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemukan. Selamat mencoba, Bunda!
1. Sup Oyong Misoa dengan Telur Puyuh
Perpaduan oyong yang segar, misoa yang lembut, dan telur puyuh yang kaya protein ini dijamin bikin si kecil lahap. Kuahnya yang bening dan gurih sangat cocok untuk si kecil yang sedang belajar makan.
- 1 buah oyong, kupas dan potong-potong
- 50 gram misoa, seduh dengan air panas
- 40 gram udang kupas, cincang halus
- 5 butir telur puyuh, rebus dan kupas
- 2 sdm minyak untuk menumis
- 1 siung bawang putih, haluskan
Cara membuat: Tumis bawang putih hingga harum, masukkan udang, masak hingga berubah warna. Tambahkan air, masak hingga mendidih. Masukkan oyong dan misoa, aduk rata. Terakhir, masukkan telur puyuh dan masak sebentar. Sajikan hangat.
2. Bakso Ikan Tenggiri Kuah Tomat
Bakso ikan yang kenyal dengan kuah tomat yang segar ini kaya akan protein dan vitamin C. Teksturnya yang lembut cocok untuk bayi 10 bulan yang sudah bisa mengunyah.
- 7 sdm ikan tenggiri giling
- 2 sdm tepung sagu atau tapioka
- 1 butir putih telur
- 100 ml air es
- 2 sdt bawang putih bubuk
- 1/2 sdt lada putih bubuk
- 1 sdm ghee atau minyak goreng
- 2 siung bawang putih, cincang
- 1 sdt saus tiram (opsional)
- 300 ml air matang
- 1 buah tomat, potong dadu
Cara membuat: Haluskan ikan tenggiri, tepung, putih telur, bawang putih bubuk, lada, dan air es menggunakan blender. Tumis bawang putih cincang dengan ghee hingga harum, tambahkan air dan kuning telur, masak hingga mendidih. Bentuk adonan menjadi bakso, masukkan ke dalam kuah, masak hingga mengapung. Tambahkan tomat dan saus tiram, koreksi rasa, lalu sajikan hangat.
3. Opor Ayam Kampung untuk si Kecil
Siapa bilang opor hanya untuk orang dewasa? Dengan bumbu yang disesuaikan, opor ayam bisa jadi MPASI yang lezat dan bernutrisi. Kuah santannya yang gurih pasti disukai si kecil.
- 5 potong paha ayam kampung
- 1 buah tomat, potong dadu
- 3 sdm minyak kelapa
- 3 sdm santan kental
- 500 ml air
- 1 batang serai, memarkan
- 2 lembar daun jeruk
- 2 lembar daun salam
- Bawang goreng untuk taburan
- 5 butir bawang merah, 2 siung bawang putih, 1/2 bawang bombay, 1 sdt ketumbar bubuk, 1/2 sdt kapulaga bubuk, 1/4 sdt pala bubuk (haluskan)
Cara membuat: Rebus ayam dengan daun salam dan jeruk hingga empuk. Tumis bumbu halus dengan minyak kelapa hingga harum, tambahkan serai, daun jeruk, dan daun salam. Masukkan ayam rebus, aduk rata. Tuang air rebusan ayam dan santan, masak hingga kuah mengental. Tambahkan tomat, masak sebentar, lalu angkat. Taburi bawang goreng dan sajikan dengan nasi lembek.
4. Bubur Sup Daging Kacang Merah
Resep ini sangat bergizi karena menggabungkan protein hewani dari daging ayam, protein nabati dari kacang merah, serta vitamin dari wortel dan buncis. Kuah kaldu ayamnya yang gurih membuat bubur ini semakin lezat.
- 50 gram nasi
- 30 gram daging ayam cincang
- 1/2 butir telur ayam, kocok lepas
- 10 gram buncis, potong kecil
- 10 gram wortel, potong dadu kecil
- 10 gram kacang merah, rendam dan rebus hingga empuk
- 1 batang daun bawang, iris
- 1 batang seledri, iris
- 300 ml kaldu ayam
- 2 siung bawang merah dan 2 siung bawang putih (haluskan)
- 1 sdt minyak untuk menumis
Cara membuat: Didihkan kaldu ayam, masukkan kacang merah dan masak hingga empuk. Tumis bumbu halus hingga harum, masukkan daging ayam cincang, masak hingga berubah warna. Masukkan tumisan ke dalam kaldu, masak hingga daging empuk. Tambahkan nasi, wortel, dan buncis. Terakhir, tuang kocokan telur sambil diaduk, masak hingga matang. Sajikan hangat dengan taburan daun bawang dan seledri.
5. Belut Kuah Santan Kuning
Belut memang jarang dijadikan MPASI, padahal kandungan proteinnya sangat tinggi dan baik untuk menambah berat badan bayi. Kuah santan kuningnya yang gurih membuat rasa belut semakin nikmat.
- 2 ekor belut, potong-potong, cuci bersih, marinasi dengan air jeruk nipis
- 1 buah tomat, potong dadu
- 1 bungkus santan instan (65 ml)
- 400 ml air
- 3 butir bawang merah, 2 siung bawang putih, 1 ruas kunyit, 1 ruas jahe, 1 batang serai, 2 lembar daun jeruk (haluskan)
- 2 sdm minyak untuk menumis
Cara membuat: Tumis bumbu halus hingga harum, masukkan belut, aduk hingga berubah warna. Tambahkan air dan santan, masak hingga mendidih dan belut matang. Masukkan tomat, masak hingga kuah sedikit mengental. Sajikan hangat.
Itulah beberapa resep MPASI berkuah yang bisa Bunda coba di rumah. Jangan lupa untuk selalu menyesuaikan tekstur dengan kemampuan makan si kecil dan gunakan bahan-bahan yang segar agar nutrisinya terjaga. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba, Bunda!