Menyimpan makanan di freezer memang cara praktis untuk menyiapkan stok MPASI atau masakan harian. Tapi, nggak semua makanan bisa diperlakukan sama. Beberapa justru kehilangan tekstur, rasa, bahkan nutrisinya setelah dibekukan dan dicairkan. Biar nggak salah langkah, berikut daftar makanan yang sebaiknya dihindari dari freezer.
1. Susu dan Saus Krim
Susu dan saus berbahan dasar krim cenderung pecah atau menggumpal saat dicairkan. Hasilnya, teksturnya jadi berair dan nggak enak. Lebih baik simpan saus krim di kulkas dan konsumsi dalam beberapa hari, atau bekukan dalam bentuk lain yang lebih stabil.
2. Sayuran Berdaun Hijau
Selada, bayam, dan kale punya kandungan air tinggi yang membuatnya lembek dan berlendir setelah dicairkan. Kalau mau dibekukan, pastikan untuk diolah jadi sup atau smoothie, bukan untuk salad segar. Sayuran berdaun juga bisa diblanch dulu sebelum dibekukan untuk mengurangi kerusakan.
3. Pasta Matang
Pasta yang sudah dimasak akan berubah kenyal dan lembek saat dipanaskan ulang. Solusinya, bekukan sausnya saja, lalu masak pasta segar saat mau disantap. Jika terpaksa, masak pasta hingga al dente dan beri sedikit minyak sebelum dibekukan.
4. Kentang Mentah
Kentang mentah mengandung banyak air, sehingga teksturnya jadi berbutir dan lembek setelah dicairkan. Simpan kentang di tempat sejuk dan kering. Kentang yang sudah dimasak, seperti kentang tumbuk atau panggang, justru lebih aman dibekukan.
5. Telur Utuh dengan Cangkang
Membekukan telur utuh bisa membuat cangkangnya retak karena cairan di dalamnya mengembang. Untuk mengawetkan telur, kocok dulu dan simpan dalam wadah kedap udara. Bisa juga dibekukan dalam cetakan es batu untuk porsi kecil.
6. Makanan Gorengan
Gorengan yang dibekukan akan kehilangan kerenyahannya dan jadi lembek. Kalau ada sisa, simpan di kulkas dan panaskan dengan oven atau air fryer untuk mengembalikan teksturnya.
7. Keju Lunak
Keju seperti cream cheese, ricotta, dan keju kambing cenderung terpisah atau berbutir setelah dicairkan. Sebaliknya, keju keras seperti cheddar dan parmesan lebih tahan beku. Parut dulu sebelum disimpan agar mudah digunakan.
8. Salad Mayones
Salad ayam, telur, atau tuna dengan mayones akan terpisah saat dicairkan, menghasilkan tekstur berair. Bekukan proteinnya saja, lalu campur mayones saat hendak disajikan.
9. Bumbu Dapur Segar
Daun basil, ketumbar, dan peterseli kehilangan aroma serta teksturnya jika dibekukan langsung. Cincang halus dan bekukan dengan minyak zaitun dalam cetakan es batu. Kubus bumbu ini praktis untuk sup dan saus.
10. Timun
Timun akan jadi lembek dan berlendir setelah dibekukan karena kadar airnya tinggi. Lebih baik simpan di kulkas dan konsumsi segar untuk salad atau camilan.
11. Yogurt
Yogurt beku akan terpisah teksturnya, meski nutrisinya tetap ada. Jika ingin membekukan, gunakan untuk smoothie atau campuran es krim. Tapi untuk konsumsi langsung, sebaiknya simpan di kulkas.
12. Alpukat Utuh
Alpukat utuh berubah cokelat dan lembek setelah dicairkan. Untuk mengawetkan, haluskan atau potong dadu, lalu beri perasan lemon sebelum dibekukan dalam wadah kedap udara.
13. Tomat Mentah
Tomat mentah akan lembek dan berair setelah dicairkan. Namun, tomat matang bisa dibekukan untuk sup atau saus. Memanggangnya dulu sebelum dibekukan justru meningkatkan rasanya.
14. Biji Kopi
Membekukan biji kopi bisa merusak rasanya karena kelembapan memengaruhi minyak alami dan biji menyerap bau freezer. Simpan dalam wadah kedap udara di tempat sejuk dan gelap untuk menjaga kesegaran.
15. Buah Tinggi Air
Semangka dan jeruk akan lembek dan kehilangan tekstur setelah dicairkan. Tapi, buah-buahan ini tetap bisa dibekukan untuk dijadikan smoothie atau es buah. Bekukan dalam potongan kecil agar mudah diblender.
Dengan mengetahui daftar ini, kamu bisa lebih bijak memilih makanan yang layak masuk freezer. Selamat mencoba dan semoga stok makananmu selalu terjaga kualitasnya!