Dunia selebritas kembali diguncang kabar mengejutkan. Seorang mantan koki pribadi Kylie Jenner melayangkan gugatan hukum terhadap keluarga Kardashian. Dalam dokumen gugatan, ia mengklaim telah dipaksa bekerja dalam jam kerja yang sangat panjang, bahkan saat ia sedang mengandung. Beban kerja yang luar biasa itu, menurutnya, menjadi penyebab ia mengalami keguguran.

Jam Kerja Panjang Saat Hamil

Dalam gugatan yang diajukan, sang koki menyebutkan bahwa ia harus bekerja selama 11 hingga 12 jam per hari, lima hari dalam seminggu. Kondisi ini berlangsung saat kehamilannya masih berusia muda. Ia merasa tidak ada dukungan dari pihak keluarga, terutama saat ia membutuhkan bantuan.

Salah satu momen paling tragis terjadi pada bulan Februari lalu. Saat itu ia sedang hamil lima bulan dan diminta menangani katering untuk pesta ulang tahun keluarga di Palm Springs, California. Ia mengaku sudah meminta bantuan kepada atasannya, namun permintaan itu diabaikan begitu saja.

Kehabisan Tenaga di Kamar Mandi

Dalam pernyataan gugatan, digambarkan betapa beratnya beban yang ia tanggung. Akibat kelelahan dan tekanan fisik yang luar biasa, ia mengalami gangguan emosional hingga menangis di kamar mandi selama acara berlangsung. Pada malam harinya, tubuhnya terasa sangat berat dan ia merasa kelelahan ekstrem.

Keesokan harinya, ia mengalami pendarahan hebat. Ia terpaksa membawa dirinya sendiri ke rumah sakit, dan di situlah ia kehilangan janinnya. Setelah kejadian itu, ia mengalami depresi berat. Namun, bukannya mendapat simpati, ia justru mendengar kata-kata menyakitkan dari salah satu atasannya. Sang atasan mengatakan, "Berhentilah, hentikan saja. Kamu membuat Kylie sedih. Kamu membuatnya depresi."

Hukum Ketenagakerjaan Berlaku untuk Semua

Kuasa hukum sang koki menegaskan bahwa status selebritas tidak membuat seseorang kebal terhadap hukum. "Status sebagai selebritas tidak membebaskan siapa pun dari kewajiban mematuhi undang-undang ketenagakerjaan California. Kami menantikan kesempatan untuk menghadirkan bukti di pengadilan dan membiarkan fakta berbicara dengan sendirinya," ujar tim kuasa hukum.

Kasus ini bukan yang pertama kali menimpa Kylie Jenner. Sebelumnya, pada Mei tahun ini, mantan asisten rumah tangga bernama Juana Delgado Soto menggugat dengan tuduhan diskriminasi rasial dan pelecehan. Mantan karyawan lain, Angelica Vasquez, juga pernah melayangkan gugatan serupa terhadap keluarga Kardashian.

Hingga berita ini diturunkan, Kylie Jenner belum memberikan pernyataan resmi. Publik pun menunggu bagaimana pihak keluarga akan menanggapi tuduhan berat ini.