Aktor Korea Kim Mu Yeol tak kuasa menahan tangis saat memberi tahu istrinya, Yoon Seung Ah, bahwa drama terbarunya berhasil mencapai puncak popularitas. Momen haru ini diungkapkan dalam acara 'You Quiz on the Block'.
Cerita di Balik Kesuksesan
Kim Mu Yeol menceritakan bahwa ia pertama kali mendengar kabar tersebut melalui telepon dari sutradara. Saat istrinya pulang setelah menjemput putra mereka, ia langsung menyampaikan berita itu di tempat parkir. Namun, emosi begitu memuncak hingga ia tak bisa berkata-kata.
“Saya bahkan tidak bisa mengucapkan 'Nomor 1 dunia', saya sangat kewalahan, terutama di depan istri saya, sehingga air mata mengalir deras. Kami berpelukan dan menangis. Momen itu tetap terpatri jelas dalam ingatan saya,” ujarnya.
Yoon Seung Ah, yang dikenal bukan tipe mudah menangis, akhirnya ikut menangis melihat suaminya. “Aku jarang membiarkan orang lain melihatku menangis, tapi kali ini, aku menangis untuk pertama kalinya. Aku bersyukur,” tuturnya. Ia pun mengucapkan, “Kamu telah bekerja keras.”
Dukungan Istri sebagai Sumber Kekuatan
Kim Mu Yeol mengaku bahwa sang istri selalu menjadi sumber kekuatannya. “Bahkan, jika kami menghadapi kesulitan sebagai pasangan di masa depan, kenangan kami berpelukan dan menangis bersama akan memberi saya kekuatan dan tetap menjadi momen berharga dalam hidup saya,” katanya.
Kesuksesan Global 'Teach You a Lesson'
Drama 'Teach You a Lesson' berhasil mempertahankan posisi nomor 1 di peringkat Global Top 10 Non-English TV selama tiga minggu berturut-turut. Serial ini mencatat 11,8 juta penayangan dan 126,2 juta jam tayang pada minggu ketiga.
Drama ini menduduki peringkat No.1 di 19 pasar utama Asia, termasuk Korea Selatan, Vietnam, Taiwan, Singapura, Filipina, dan Malaysia, serta masuk dalam Top 10 di total 85 negara di seluruh dunia. Total penonton kumulatif mencapai 39,3 juta.
Diadaptasi dari webtoon populer, 'Teach You a Lesson' adalah drama aksi yang berpusat pada Biro Perlindungan Hak Pendidikan, sebuah badan pemerintah yang bekerja memulihkan otoritas sekolah dan membela korban kekerasan.