Presenter Ruben Onsu baru saja menunaikan ibadah umrah di tengah cuaca ekstrem Arab Saudi. Suhu yang mencapai 50 derajat Celsius membuat pengalaman ibadahnya terasa sangat berbeda. Ia mengakui bahwa panas yang menyengat bahkan membuat ponselnya tidak bisa digunakan.
Panas Ekstrem, Ponsel Pun Tak Bertenaga
"Salat Jumat mencapai 50 derajat. Handphone nggak bisa dipegang, baru keluar beberapa menit langsung panas," ujar Ruben saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta. Cuaca yang begitu terik membuat setiap aktivitas di luar ruangan terasa sangat berat.
Tanpa Sunblock, Demi Khusyuk Beribadah
Yang menarik, Ruben mengaku tidak menggunakan sunblock atau pelindung kulit lainnya selama menjalani rangkaian umrah. Ia lebih memilih menikmati setiap momen ibadah tanpa terganggu oleh urusan fisik. "Saya pasrah saja, yang penting ibadahnya lancar," katanya.
Keputusan Ruben ini tentu berisiko bagi kesehatan kulitnya. Paparan sinar matahari langsung di suhu ekstrem bisa menyebabkan kulit terbakar, dehidrasi, bahkan meningkatkan risiko kanker kulit dalam jangka panjang. Namun, Ruben tampak sudah siap menerima konsekuensi tersebut demi kekhusyukan ibadah.
Tips Aman Beribadah di Cuaca Panas
Meski Ruben memilih tanpa proteksi, para ahli menyarankan beberapa cara tetap aman saat beraktivitas di bawah terik matahari:
- Gunakan sunblock dengan SPF minimal 30, terutama di area wajah dan tangan yang terpapar.
- Kenakan pakaian longgar berbahan katun atau linen yang menyerap keringat.
- Bawa air minum yang cukup untuk mencegah dehidrasi.
- Gunakan topi atau payung sebagai pelindung tambahan.
- Jika memungkinkan, lakukan aktivitas di luar ruangan pada pagi atau sore hari saat suhu lebih rendah.
Semoga pengalaman Ruben Onsu ini bisa menjadi inspirasi bagi kita semua untuk tetap semangat beribadah, namun tetap menjaga kesehatan. Karena tubuh yang sehat adalah modal utama dalam menjalankan ibadah dengan optimal.