Meski Mahkamah Agung baru saja menolak upaya Trump menghapus hak kewarganegaraan berdasarkan kelahiran, semangat pemerintahannya untuk membatasi imigrasi ilegal tak surut. Kini, fokus mereka beralih pada para ibu hamil yang diduga sengaja datang ke AS hanya untuk melahirkan.
Langkah Baru yang Dipertimbangkan
Menurut sumber internal pemerintahan, berbagai opsi sedang dibahas, mulai dari menuntut pihak yang terlibat dalam skema 'wisata kelahiran' hingga melarang total ibu hamil masuk AS. Seorang pejabat yang tak disebut namanya menegaskan bahwa pemerintah akan terus memerangi faktor pendorong imigrasi ilegal, termasuk praktik memiliki anak di AS demi kewarganegaraan.
Pernyataan Pejabat Tinggi
Kepala Departemen Keamanan Dalam Negeri, Markwayne Mullin, dalam wawancara dengan Fox & Friends mengungkapkan kekhawatiran soal keamanan nasional. Ia menyoroti turis yang datang pada usia kehamilan delapan bulan, melahirkan, lalu kembali ke negara asal. Menurutnya, anak yang lahir di AS bisa kembali untuk kuliah atau bahkan mencuri kekayaan intelektual.
Namun, Mullin mengakui perlunya pertimbangan hati-hati dalam menentukan siapa yang diizinkan melahirkan di AS.
Seberapa Umum Praktik Ini?
Pemerintah federal AS tidak memiliki catatan resmi tentang jumlah wisata kelahiran. Center for Immigration Studies memperkirakan pada 2020 ada 20.000-26.000 kasus potensial. Namun, Lembaga Kebijakan Migrasi menyebut praktik ini 'jarang terjadi', kurang dari 1 persen total kelahiran di AS.
Departemen Luar Negeri AS baru-baru ini mengumumkan penemuan jaringan wisata kelahiran di Afrika Barat yang melibatkan lebih dari 100 warga negara asing menggunakan dokumen palsu. Kasus ini menjadi pemicu bagi pemerintahan Trump untuk bertindak lebih tegas.
Implikasi bagi Ibu Hamil
Saat ini, ibu hamil belum dilarang bepergian ke AS. Namun, petugas konsuler berhak menolak visa jika menilai tujuan utama perempuan adalah melahirkan di AS. Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan juga bisa menolak masuk jika ada kecurigaan serupa.
Kebijakan ini tentu menjadi perhatian bagi ibu hamil yang berencana melahirkan di AS. Bagi Anda yang ingin tetap update soal isu kehamilan dan parenting, simak terus informasi selanjutnya.