Industri pacuan kuda di Indonesia perlahan bertransformasi. SARGA.co, promotor pacuan kuda profesional, menerima penghargaan The Sraya Recognition dalam kategori Social Impact pada ajang Apresiasi Perempuan Berpengaruh (APB) 2026. Penghargaan ini diberikan atas upaya mereka membuka akses dan mendorong peran perempuan di ekosistem pacuan kuda.

Mengubah Citra Eksklusif

Head of Corporate Communication SARGA.co, Esther D Ginting, menjelaskan bahwa pacuan kuda selama ini dianggap sebagai olahraga eksklusif dan tertutup. "Dulu pacuan kuda memang jarang dikenal masyarakat. Kami hadir untuk memodernisasi dan membuka akses agar publik bisa menikmati olahraga ini," ujarnya. SARGA.co tidak hanya menyelenggarakan event, tetapi juga mentransformasi ekosistem agar lebih inklusif.

Olahraga Paling Inklusif untuk Perempuan

Menurut Esther, pacuan kuda bisa dibilang sebagai salah satu olahraga dengan inklusivitas perempuan yang sangat tinggi. Berbeda dengan cabang olahraga lain yang memisahkan kompetisi berdasarkan gender, di pacuan kuda, joki perempuan dan laki-laki bertanding di lintasan yang sama. Begitu pula dengan kuda betina dan jantan yang tidak dipisahkan kelasnya. "Mereka bertanding side by side. Jadi tidak ada sekat gender," tegasnya.

Meski demikian, Esther mengakui bahwa persepsi masyarakat masih perlu diubah. Banyak yang menganggap pacuan kuda didominasi laki-laki, padahal kenyataannya perempuan memiliki peluang besar untuk berkontribusi.

Peluang Karier di Ekosistem Pacuan Kuda

Keterlibatan perempuan tidak hanya sebatas menjadi joki. Ada banyak peran lain yang bisa diisi, seperti:

  • Stable owner (pemilik kandang kuda)
  • Pelatih kuda
  • Dokter hewan
  • Pemilik kuda
  • Manajemen event
  • Perusahaan promosi pacuan kuda

Esther berharap semakin banyak perempuan yang melihat pacuan kuda sebagai ruang untuk membangun karier. "Harapan kami, kehadiran dan keterlibatan perempuan di pacuan kuda terus meningkat, baik sebagai atlet, pelatih, dokter, maupun di ekosistem event," tuturnya.

Masa Depan yang Lebih Inklusif

Penghargaan The Sraya Recognition menjadi momentum bagi SARGA.co untuk terus memperluas dampak positif. Mereka ingin pacuan kuda tidak hanya dikenal, tetapi juga menjadi ruang yang terbuka bagi semua pihak, termasuk perempuan. Ketika semakin banyak perempuan berperan, olahraga ini pun tumbuh menjadi lebih inklusif.

Bagi perempuan Indonesia yang tertarik dengan dunia pacuan kuda, peluangnya sangat terbuka. Tidak hanya di lintasan, tetapi juga di balik layar. Inilah saatnya perempuan mengambil peran dan membuktikan bahwa pacuan kuda adalah olahraga untuk semua.